Memang....
Rasa ini seharusnya lagi ada
Sejak takdir memisahkan kita
Memilihkan kita jalan berbeda
Seharusnya aku merelakanmu di sana
Karena mahligaimu begitu sempurna
Istanamu penuh bunga-bunga bahagia
Tak sepantasnya aku mengusiknya
Entah mengapa...
Rasa ini tetap saja ada
Tak sedikitpun aku mampu menghapusnya
Tak kuasa aku mengingkarinya
Wajahmu selalu datang menggoda
Setiap saat, di manapun aku berada
Pesonamu terlalu perkasa
Merajai jiwa yang tak henti mendamba
Aku sadar sesadar-sadarnya
Kau tak lagi pedulikan ini semua
Bagimu aku tak lagi ada
Tapi aku tak mampu berhenti memuja
Mengobsesikanmu sepenuh rasa
Hanya sepi dan kerinduan yang menyiksa
Menemani penantian yang tiada batasnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar